2019 : ANALSIS PERBANDINGAN NILAI STRESS CONCENTRATION FACTOR PADA MATERIAL PELAT KAPAL SEBAGAI DETEKSI CACAT DINI DENGAN MENGGUNAKAN METODE STRAIN GAGE

Mohammad Nurul Misbah S.T.,M.T.
Dony Setyawan ST, M.Eng

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Peningkatan kebutuhan industri untuk melakukan pengujian pada bahan baku material semakin meningkat seiring dengan perkembangan revolusi industri 4.0. Kebutuhan pengujian tersebut meliputi pengujian merusak dan tidak merusak pada material uji. Sejalan dengan hal ini pengujian juga dilakukan pada kegiatan pembangunan gedung, jembatan, penerbangan dan perkapalan. Aplikasi pada perkapalan digunakan pada pemeliharaan dan perbaikan kapal, maupun pembangunan kapal baru. Beberapa perusahaan galangan kapal menggunakan pengujian pada material kapal sebelum kapal tersebut dibangun untuk mengetahui kekuatan dari material tersebut serta digunakan untuk inspeksi pada pemelirahaan dan perbaikan kapal sebelum kapal diluncurka. Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan industry teknologi pengujian semakin berkembang. Perkembangan ini dapat dilihat bahwa pengujian dapat dimodelkan melalui software dan dengan bantuan instrument untuk dapat merekam data pengujian. Salah satunya penggunaan strain gage yang dapat mengetahui regangan pada daerah yang ingin ditinjau. Oleh karena itu pengujian ini mulai diminati oleh industry khususnya industry perkapalan. Pengujian strain gage adalah salah satu alternatif pengujian yang dipilih untuk mengetahui tegangan yang terjadi pada daerah yang ingin ditinjau. Kelebihan pengujian ini adalah pada pengukurannya, pengukuran strain dapat melihat perubahan hambatan pada benda uji di daerah yang ingin ditinjau. Penggunaan Strain gage ini dapat diparalel menjadi beberapa channel secara umum digunakan adalah 2-4 channel. Pengukuran pada daerah lokal dapat memunculkan history tegangan pada increments tertentu. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji dan menentukan perbedaan stress concentration factor pada pelat kapal sehinggan mampu mengetahui tegangan dan regangan pada daerah kritis sehingga mampu mendeteksi kerusakan pada daerah yang ditinjau. Penelitian difokuskan pada analisis stress concentration factor yang terjadi pada pelat kapal. Analisis tegangan regangan dibuktikan dengan metode numeric menggunakan software komersial untuk analisis elemen hingga yang terbukti mampu menjelaskan permasalahan tegangan dan regangan yang terjadi pada pelat. Hasil akhir dari penelitian ini adalah perbandingan pengukuran pada pelat yang terjadi dengan analisis finite elemen yang dapat digunakan untuk pengujian pada material pelat pembangunan, pemeliharaan dan perbaikan kapal.