2019 : Penggunaan Ultrasonik untuk Proses Foaming Pada Pembuatan Foam Mikroselular Polistirena dengan Blowing agent Karbondioksida Superkritis

Dr. Ir. Sumarno M.Eng.
Prida Novarita Trisanti S.T., M.T.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Foam mikroselular plastik (MCP) merupakan plastik foam dengan sel tertutup dengan diameter lebih kecil dari 50 µm. Adanya pengembangan plastik foam MCP ini adalah penghematan bahan baku dengan mengganti bahan dasar polimer dengan bubbles. Selain itu, plastik foam MCP dapat meningkatkan kekuatan thermal dan mekanis tanpa penambahan bahan baku dan menghilangkan sifat utamanya. Tahapan proses pembuatan plastik foam yaitu pembentukan larutan polimer/gas dengan penjenuhan dengan blowing agent, pembentukan nuklei sel dengan dekompresi mendadak dimana terdapat fenomena ketidakstabilan termodinamika serta pertumbuhan nuklei sel dengan proses pemanasan. Terdapat beberapa metode pemanasan diantaranya late-heating, quick-heating, dan foaming ultrasonik. Metode foaming ultrasonik ini dapat menghasilkan morfologi plastik foam dengan diameter rata-rata sel kecil, rasio ekspansi tinggi dan densitas sel tinggi dibandingkan metode pemanasan yang lain. Hal ini dikarenakan proses foaming dengan ultrasonik dapat mengurangi energy barrier untuk nukleasi. Pada penelitian ini, lembaran polistirena dengan ketebalan 0,8 mm dan ukuran 1x1 cm dijenuhkan dalam tangki penjenuhan dengan blowing agent CO2. Tahap penjenuhan dilakukan pada tekanan 200-220 bar, suhu 60°C dan berbagai waktu penjenuhan. Setelah proses penjenuhan tercapai, dilakukan dekompresi dan pendinginan secara mendadak. Kemudian dilanjutkan ke proses foaming dengan ultrasonik bath pada berbagai suhu dan berbagai waktu foaming. Hasil foaming dianalisa dengan metode bouyancy dan Scanning Electron Microscopy (SEM).