2019 : Pengembangan Mobile Floating Power Plant sebagai Sarana Pendukung Ketersediaan dan Distribusi Energi di Wilayah Indonesia Timur

Prof. Ir. I Ketut Aria Pria Utama M.Sc., Ph.D.
Dr. Ir. I Ketut Suastika M.Sc

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Daerah terpencil dan pulau terluar Indonesia merupakan ujung tombak dalam menjaga kedaulatan bangsa. Peningkatan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di pulau terluar mutlak dipenuhi. Salah satu unsur utama penggerak perekonomian daerah-daerah kepulauan adalah tersedianya pasokan listrik yang memadai. Dengan pasokan listrik yang memadai dapat memperkuat tawar-menawar yang akan dilakukan pemerintah terhadap investor lokal ataupun luar daerah dalam rangka pengembangan perekonomian daerah pulau-pulau terluar dan pulaupulau kecil lainnya. Implementasi inovasi mobile floating power plant (MoFPP) dalam mendukung pemenuhan energi listrik berbahan bakar LNG diharapkan mampu mendukung terpeliharanya ketersediaan energi listrik pada daerah pulau-pulau kecil yang banyak tersebar di wilayah Indonesia timur. MoFPP sebagai instalasi vital yang terapung di laut sangat sensitif terhadap gerakan dan percepatan gerak yang berlebihan. Salah satu mode gerak kapal yang penting adalah gerak roll, dimana gerak roll ini berpengaruh dominan pada stabilitas kapal. Pada kasus tertentu, proses operasi di geladak terminal apung akan terganggu atau tertunda (downtime) akibat olah gerak/seakeeping yang berlebihan, sehingga akan menurunkan efisiensi kinerjanya. Pengembangan inovasi prediksi gerak untuk terminal apung yang akurat dalam tahap desain untuk mendapatkan desain terminal apung yang secara hidrodinamik mampu meredam gerak melalui kajian matematis dan uji model sangat dibutuhkan. ITS dan LHI, BPPT Surabaya sebagai lembaga yang memiliki penguasaan pengetahuan dalam bidang teknologi kelautan mampu berperan dalam mendukung program pemerintah mengatasi tantangan energi listrik untuk pulau-pulau kecil melalui pengembangan pembangkit listrik mobile terapung yang efisien dan efektif.