2019 : Kajian Potensi Pemanfaatan Bangunan Apung di Indonesia

Ir. Tri Achmadi Ph.D
Christino Boyke Surya Permana S.T., M.T

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Pemanfaatan bangunan apung terinspirasi dari prinsip mengapung kapal, prinsip ini kemudian diterapkan pada teknologi konstruksi. Meskipun bukan merupakan teknologi baru, tetapi masih sedikit yang memanfaatkan sistem ini di Indonesia. Pada saat ini sistem ini menjadi lebih populer sebagai pilihan desain yang inovatif dan diyakini sebagai jawaban atas tantangan konstruksi. Berbagai material telah digunakan sebagai bahan pembuat bangunan apung ini, seperti beton mutu tinggi, baja, beton ringan EPS (Expanded Polystyrene Concrete), Aluminimum dan sebagainya. Beberapa permasalahan yang timbul sebagai dasar kebutuhan terhadap teknologi bangunan apung, antara lain keterbatasan lahan, penurunan muka tanah dan kelestarian lingkungan perairan. Beberapa keunggulan utama dari sistem ini antara lain: ramah lingkungan, dan tidak merusak biota di dasar laut serta tidak terpengaruh pada endapan sedimen maupun erosi, tidak terpengaruh ketinggian pasang surut, tidak terpengaruh penurunan tanah (settlement). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pemanfaatan bangunan apung di Indonesia berdasarkan kebutuhan dan jenis pilihan teknologi bangunan apung yang tepat guna sebagai alternatif dan konsep pembangunan infrastruktur berkelanjutan, khususnya yang terkait dengan sektor transportasi laut di Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pihak-pihak terkait dalam alternatif perencanaan infrastruktur sektor transportasi laut yang inovatif