Dewi Hidayati, Nurlita Abdulgani : PEMETAAN POTENSI SUMBER DAYA PERIKANAN SIDOARJO PASCA SATU DEKADE LUMPUR SIDOARJO BERBASIS KAJIAN PARASITOLOGI IKAN BUDIDAYA

Dewi Hidayati S.Si., M.Si
Dra. Nurlita Abdulgani M.Si

Year

2016

Published in

Biologi

External link

Type

-

Keywords

Lumpur Sidoarjo; muara Porong; Sumber Daya Perikanan.


Abstract

Aktivitas gunung lumpur Sidoarjo (Lusi) telah berlangsung sejak tahun 2006 dan secara ilmiah diperkirakan akan terus mengeluarkan lumpur sampai 26 tahun (Davies et al. (2008). Pemerintah berupaya menanggulangi dampak Lusi ke masyarakat dan fasilitas umum dengan membuang lumpur ke laut melalui sungai Porong secara langsung (tanpa proses pengolahan). Keadaan terkini menunjukkan bahwa volume Lusi yang telah dipindahkan ke dalam Sungai Porong mencapai jutaan kubik, yaitu 7,782,185 m3 setiap 2 tahun (http://www.bpls.go.id/2011-07-07-21-11-25). Lusi yang dibuang dalam volume yang banyak dan secara terus menerus ke badan air Sungai Porong diperkirakan akan menyebabkan penurunan kualitas air dan habitat sehingga menurunkan daya dukung lingkungan terhadap berbagai kehidupan termasuk sumber daya perikanan budidaya. Sistem peringatan dini bencana lingkungan berbasis kualitas sumberdaya perikanan merupakan hal yang sangat relevan mengingat potensi perikanan Sidoarjo yang signifikan (Awad 2006) dan termasuk kawasan minapolitan (Kepmen Perikanan dan Kelautan No.32/ 2010). Oleh karena itu, memasuki satu dekade bencana Lusi, kajian dampak buangan Lusi di Sungai Porong sangat diperlukan dan mendesak karena S. Porong mempunyai peranan yang penting sebagai sistem hidrologi dan perikanan di Sidoarjo. (Karr et al. 2008; Awad 2006; Richard 2011). Pengambilan data dan sampel di tambak budidaya di sekitar muara Sidoarjo dan analisa parasit di laboratorium Jurusan Biologi ITS pada bulan Juli sampai dengan Nopember 2016. Target yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah pemetaan potensi sumber daya perikanan di tambak sekitar muara Porong pasca satu dekade Lusi berbasis kajian parasitologi. Hasil penelitian dapat menjadi rekomendasi bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan dan langkah teknis yang tepat dan sistematis dalam upaya mitigasi bencana lingkungan akibat lumpur Sidoarjo terhadap sumber daya perikanan secara berkesinambungan.