Eddy Setyo Koenhardono, Adjie Pamungkas, Aries Sulisetyono : Pengembangan ekonomi lokal berbasis perikanan untuk kemandirian Pulau Poteran

Eddy Setyo Koenhardono ST,M.Sc.
Adjie Pamungkas ST.,M.Dev.Plg, Ph.D
Aries Sulisetyono ST, MA.Sc, Ph.D

Year

2015

Published in

Kelautan

External link

Type

-

Keywords


Abstract

Potensi sumberdaya pesisir dan lautan Indonesia yang tersebar di 17.480 buah adalah sangat besar. Sebagian besar dari pulau-pulau tersebut merupakan pulau-pulau kecil (PPK) yang di dukung oleh ekosistem dengan produktivitas hayati cukup tinggi seperti terumbu karang, padang lamun, dan hutan mangrove, namun pemanfaatan potensi sumberdaya pulau-pulau kecil belum dikelola secara optimal. Penelitian mengenai pengembangan ekonomi lokal berbasis perikanan untuk kemandirian Pulau Poteran ini dilakukan untuk dapat meningkatkan pemanfaatan sumber daya perikanan dengan optimal sesuai dengan daya dukung lingkungan dan kondisi fisik di daerah tersebut. Dalam usaha pengembangan sektor perikanan berbasis ekonomi lokal tahap pertama yang dilakukan adalah mengidentifikasi sumber daya perikanan yang menjadi basis dan potensial di Pulau Poteran dengan menggunakan teknik secondary analysis. Setalah itu, peneliti akan melakukan pemetaan daya dukung lingkungan Pulau Poteran untuk pengembangan sektor perikanan dengan melihat kondisi fisik dan daya dukung lingkungan menggunakan metode indeks pesisir dan metode GIS (Geography Information System). Kemudian dilanjutkan dengan mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh pada pengembangan sektor perikanan dan kesesuaian teknologi tepat guna dalam pengembangan perikanan di Pulau Poteran dengan menggunakan teknik Content Analysis baik pada kelompok lokal maupun pakar dibidang perikanan. Berdasarkan langkah-langkah tersebut, perumusan arahan untuk pengembangan sektor perikanan diharapkan dapat aplikatif dalam pengembangan ekonomi lokal Pulau Poteran berbasis Perikanan. Berdasarkan hasil analisa terlihat bahwa Komoditas unggulan di Pulau Poteran adalah komoditas rumput laut, ikan teri nasi dan rajungan. Sedangkan komoditas yang potensial dikembangkan adalah ikan karang dan ikan tongkol. Indeks pemanfaatan pesisir dipulau ini masih dibawah 50% yang berarti potensi-potensi yang dimiliki masih belum dapat dimanfaatkan secara optimal. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan produksi komoditas perikanana antara lain kondisi cuaca, modal, stakeholder, penggunaan teknologi, sumber daya manusia dan keterkaitan antar sektor. Oleh karena itu, dalam penelitian kali ini telah dirumuskan program yang dilihat dari aspek pendidikan, teknologi, pelatihan, infrastruktur, sektor pendukung dan institusi.