Hakun Wirawasista Aparamarta, Setiyo Gunawan : Pengaruh Konsentrasi Bakteri Terhadap Kadar HCN dan Protein pada Fermentasi Singkong Karet (Manihot Glaziovii)

Hakun Wirawasista Aparamarta S.T, M.MT
Setiyo Gunawan S.T., Ph.D

Year

2016

Published in

Seminar Nasional Teknik Kimia Soebardjo Brotohardjono XII

External link

Type

Seminar Nasional

Keywords

197603232002121001 Setiyo Gunawan ST., Ph.D197603232002121001 Setiyo Gunawan ST., Ph.D


Abstract

Singkong atau ubi kayu (Manihot esculenta) merupakan salah satu sumber karbohidrat lokal yang besar di Indonesia serta memiliki kualitas tinggi untuk dapat dimanfaatkan pada berbagai komoditas pangan yang juga akan memberikan nilai tambah untuk petani nusantara. Salah satu pemanfaatan singkong yang mulai dikembangkan sekarang adalah pembuatan tepung MOCAF (Modified Cassava Flour). Modifikasi sel ubi kayu ini dilakukan melalui proses fermentasi. Diharapkan produk ini bisa menjadi salah satu alternatif pangan masyarakat Indonesia. Dengan fermentasi, diharapkan akan mengurangi kandungan HCN serta meningkatkan kadar protein serta zat nutrisi yang lain. Salah satu singkong yang mempunyai kadar HCN yang tinggi yakni singkong karet (Manihot Glaziovii) dengan kadar HCN mencapai 465 ppm. Proses fermentasi dilakukan secara batch menggunakan bakteri Lactobacillus plantarum. Direncanakan akan dilakukan penelitian mengenai pengaruh konsentrasi bakteri 150 juta dan 300 juta sel per mL) dan lama waktu fermentasi 48 dan 96 jam. Hasil analisa menunjukkan bahwa kandungan protein dalam tepung mengalami kenaikan seiring dengan bertambahnya waktu fermentasi. Dengan lama waktu fermentasi 96 jam, dan konsentrasi 300 juta sel didapatkan kadar protein naik dari 1.09% menjadi 4.05%n menurunkan kadar HCN 465 ppm menjadi 2.81 ppm