Joni Hermana, Abdu Fadli Assomadi, Rachmat Boedisantoso, Arie Dipareza Syafei : Pemanfaatan Sifat dan Ketersediaan Data sesuai Karakteristik Kabupaten/Kota untuk Estimasi Emisi Spesifik Karbon

Prof. Ir. Joni Hermana M.Sc.ES., Ph.D.
Abdu Fadli Assomadi S.Si., MT.
Dr. Ir. Rachmat Boedisantoso MT.
Arie Dipareza Syafei ST., MEPM

Year

2016

Published in

Seminar Nasional Teknologi Lingkungan XII, 3 September 2015,

External link

Type

Seminar Nasional

Keywords

karakteristik pengembangan wilayah faktor emisi spesifik (FES) estimasi emisi karbon inventarisasi emisi karbon aktivitas kota196006181988031002 Joni Hermana


Abstract

Keberagaman wilayah kabupaten/kota diikuti beberapa faktor yang menyebabkan sulitnya mengestimasi emisi karbon dengan baik. Faktor-faktor tersebut antara lain: 1) ketersediaan data yang beragam baik sifat dan jumlahnya, belum tentu sesuai dengan inputan model IPCC, 2) jenis dan satuan data yang berbeda-beda sesuai dengan karakteristik pengembangan wilayah, dan 3) pola kegiatan tiap wilayah sehingga karakteristik emisi berbeda-beda. Keberagaman ini menjadi hambatan bagi upaya pemerintah dalam perhitungan dan mendukung program dunia memetakan dan mengelola emisi karbon. Pada penelitian ini ditawarkan metode alternatif yang lebih sederhana dalam perhitungan emisi sesuai data-data yang tersedia dan karakteristik pengembangan wilayah kabupaten/kota, menggunakan emisi spesifik. Karakteristik kabupaten/kota diklusterkan menjadi 1) pengembangan industri, 2) pengembangan wisata/pendidikan, 3) pengembangan pertanian, dan 4) pengembangan pesisir/perikanan. Secara prinsip metode ini menghasilkan emisi spesifik (ES) dari setiap kluster setiap aktivitas (industri, transportasi, dan permukiman) perkapita. Emisi spesifik (ES) tersebut dihitung dari inventarisasi emisi total di setiap contoh katrakteristik kabupaten/kota sesuai metode IPCC, dan kemudian dinyatakan dalam satuan perkapita. Nilai-nilai ES ini yang digunakan lebih lanjut sebagai acuan menghitung emisi kabupaten/kota yang berkarakteristik sama berdasarkan jumlah penduduk pertahun. Hasil penelitian adalah nilai ES yang dapat digunakan sebagai acuan perhitungan emisi kota 1) untuk Perdagangan/Jasa sebesar 0.58 tCO2/orang.tahun, 2) Pariwisata/Pendidikan 1.43 tCO2/orang.tahun 3) Pertanian 0.30 tCO2/orang.tahun 4) Hortikultura/Kehutanan 0.44 tCO2/orang.tahun 5) Perikanan 0.88 tCO2/orang.tahun.