Wahyono Hadi : Penurunan Nitrat, Warna dan Escherichia Coli (E. Coli) pada Air Sumur Daerah Rungkut Surabaya Menggunakan Slow Sand Filter dan Karbon Aktif secara Downflow

Prof.Ir. Wahyono Hadi M.Sc Ph.D

Year

2015

Published in

Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Prasarana Wilayah 2015

Authors

External link

-

Type

Seminar Nasional

Keywords

Slow Sand Filter Down Flow Air Sumur


Abstract

Keberadaan air bersih daerah Rungkut Surabaya sebagian besar bersumber dari jaringan distribusi namun secara kuantitas masih belum mencukupi. Hal tersebut berimbas masih banyaknya masyarakat menggunakan air sumur gali yang ditenggarai tercemar akibat resapan dari limbah domestik dan industri. Slow sand filter (SSF) atau Saringan pasir lambat (SPL) merupakan teknologi penyaringan dengan kecepatan filtrasi lambat sekitar 0,1 hingga 0,4 m/jam menggunakan ukuran media pasir lebih kecil (effective size 0,15-0,35 mm) yang mampu mereduksi dan menghilangkan unsur polutan dalam air. Selain itu, arang atau karbon aktif merupakan material amorf yang luas permukaannya relatif bebas dari deposit dan berpori- pori terbuka sehingga memiliki kemampuan daya serap terhadap anion, kation, senyawa organik dan anorganik serta mampu menghilangkan nitrat (NO3-N) dalam air. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh kombinasi SSF dan karbon aktif secara down flow dengan parameter laju alir filtrasi dan tebal media pasir terhadap persen penyisihan nitrat, warna dan E.Coli. Metode yang digunakan dengan cara mengalirkan air baku yang bersumber dari air sumur daerah Rungkut Surabaya ke dua kolom SSF dan karbon aktif secara down flow dengan variasi parameter laju alir filtrasi (0,1 dan 0,4 m3/m2.jam) dan tebal media pasir (100, 120, dan 150 cm). Parameter uji yang digunakan untuk menganalisis air sumur sebelum dan sesudah melewati dua kolom meliputi analisis nitrat, warna dan E.Coli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi laju alir filtrasi dan tebal media yang sangat berpengaruh terhadap persen penurunan terbesar untuk kandungan nitrat, warna, dan E.Coli secara berurutan adalah 72,47, 75, dan 100 pada laju filtrasi 0,1 m/jam dan tebal media pasir 150 cm