Welly Herumurti : PENGARUH SUPER DEPO TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH PERMUKIMAN DI KECAMATAN MULYOREJO, SURABAYA

Welly Herumurti S.T., M.Sc.

Year

2015

Published in

Penelitian Masalah Lingkungan di Indonesia 2014

Authors

External link

Type

Seminar Nasional

Keywords

Kecamatan Mulyorejo, pengelolaan sampah, reduksi sampah, super depo


Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk Kota Surabaya mengakibatkan pertambahan laju timbulan sampah sehingga jumlah emisi gas rumah kaca (GRK) yang dihasilkan juga meningkat. Salah satu sarana yang mampu mengurangi timbulan sampah adalah TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Super Depo merupakan TPS 3R yang terdapat kegiatan pengumpulan dan pemilahan sampah, sehingga dapat mengurangi laju timbulan sampah yang diangkut ke TPA. Tujuan penelitian ini adalah menentukan pengaruh Super Depo terhadap pengelolaan sampah. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Mulyorejo dengan melakukan pengukuran laju timbulan dan komposisi sampah permukiman. Selain itu, pengukuran hasil pemilahan yang dilakukan para petugas sampah pada tiap TPS dan survei setiap bank sampah di Kecamatan Mulyorejo juga dilakukan. Berdasarkan hasil penelitian, laju timbulan sampah permukiman di Kecamatan Mulyorejo sebesar 0,23 kg/org.hari. Komposisi sampah dapat dikomposkan, sampah jenis plastik, sampah kertas, dan jenis sampah lainnya masing-masing 74,34 9,37 6,46 dan 9,8. Bank Sampah dan sektor informal dapat mereduksi sampah sebesar 12,31 kg/hari dan 129,03 kg/hari. Super Depo mampu mereduksi sampah sebesar 48,88 sedangkan TPS lain di Kecamatan Mulyorejo rata-rata hanya mampu mereduksi sebesar 2,76. Super Depo mampu melayani sampah sebesar 42,59 dari total sampah di Kecamatan Mulyorejo dengan jumlah sampah yang masuk sebesar 11642 kg/hari.