Welly Herumurti : PENGGUNAAN AIR ASAM TAMBANG SEBAGAI KOAGULAN DALAM PENGOLAHAN AIR RUN OFF PERTAMBANGAN BATU BARA DENGAN KOAGULASI DUA TAHAP

Welly Herumurti S.T., M.Sc.

Year

2015

Published in

Penelitian Masalah Lingkungan di Indonesia 2014

Authors

External link

Type

Seminar Nasional

Keywords

air asam tambang, air run off penambangan, koagulasi dua tahap, PAC


Abstract

Air asam tambang (AAT) merupakan hasil reaksi oksidasi pyrite dengan air dan oksigen yang menghasilkan asam. Kandungan utama dalam AAT adalah logam Fe yang didominasi oleh senyawa FeSO4 dan Fe2(SO4)3, senyawa tersebut merupakan koagulan yang biasa digunakan dalam pengolahan air. Dalam penelitian ini digunakan AAT sebagai koagulan untuk pengolahan air run off pertambangan batu bara dengan koagulasi dua tahap satu jenis koagulan (AAT-AAT) dan dua jenis koagulan (AAT-PAC). Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan dosis dan perbandingan optimum untuk masing-masing koagulan serta pengaruh perbandingan dosis AAT, dan dosis koagulan kedua terhadap efisiensi pengolahan. Pada penelitian ini dilakukan variasi terhadap perbandingan dosis, dosis koagulan kedua, dan pH awal sampel. Analisis laboratorium untuk parameter pH, TSS, kekeruhan, Fe dan Mn. Penentuan pengaruh tiap variasi menggunakan perhitungan statistik dengan metode Anova dan Manova. Koagulasi dua tahap (AAT-AAT) menghasilkan efisiensi tertinggi pada perbandingan 50:50, yaitu menyisihkan 97,3 TSS dan 93 kekeruhan pada pH optimum 6 sampai 6,5. Sedangkan koagulasi 75 AAT-20 mg/L PAC menyisihkan 100 TSS dan 99,8 kekeruhan. pH optimum koagulasi AAT-PAC adalah 6-7,5. Berdasarkan analisis statistik pada koagulasi AAT-AAT, perbandingan dosis tidak memberikan perbedaan kemampuan dalam menyisihkan TSS dan kekeruhan yang signifikan. Pada koagulasi AAT-PAC, dosis PAC memberikan pengaruh lebih signifikan dibandingkan perbandingan AAT.