Ita Ulfin, Ita Ulfin, Harmami, Harmami, Djarot Sugiarso KS, Djarot Sugiarso KS, Hendro Juwono, Hendro Juwono, Suprapto, Suprapto, Fredy Kurniawan, Fredy Kurniawan : DIVERSIFIKASI BUAH SALAK SEBAGAI BAHAN MAKANAN SEHAT DIVERSIFICATION OF SNAKE SKIN FRUIT FOR HEALTHY FOOD

Dra. Ita Ulfin M.Si.
Dra. Ita Ulfin M.Si.
Dra. Harmami M.Si.
Dra. Harmami M.Si.
Drs. Djarot Sugiarso KS MS.
Drs. Djarot Sugiarso KS MS.
Drs. Hendro Juwono M.Si.
Drs. Hendro Juwono M.Si.
Suprapto S.Si., M.Sc., Ph.D
Suprapto S.Si., M.Sc., Ph.D
Dr.rer.nat. Fredy Kurniawan S.Si., M.Si
Dr.rer.nat. Fredy Kurniawan S.Si., M.Si

External link

Type

Seminar Nasional

Keywords

Salak, antioksidan, vitamin E, lycopen.197404281998021001 Fredy Kurniawan


Abstract

Salak merupakakan tanaman asli yang tersebar di Indonesia.Namun sedikit sekali informasi dari peneliti lokal mengenai buah ini. Tanaman ini termasuk tanaman palm yang berduri kecil. Tumbuh dengan baik di daerah lembab, dengan tanah kaya organik dengan pengairan yang baik.Buahnya diselimuti sisik menyerupai sisik ular sehingga dijuluki dengan buah kulit ular. Rasanya bervariasi yang bisa merupakan gabungan dari apel, pisang dan nanas. Salak ternyata telah dikembangkan secara nenek moyang kita secara turun temurun untuk berbagai penganan. Seperti yang dijumpai di UD Halwa Indoraya dari desa Kedungrojo, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, yang merupakan salah satu UMKM yang sampai saat ini masih menekuni pengolahan buah salak menjadi beberapa produk. Diantaranya adalah pengolahan biji salak menjadi kopi, kulit salak menjadi teh, buah salak menjadi jenang, dan perasan ampas buah salah menjadi sirup.Salak di yakini oleh banyak orang memiliki beberapa khasiat yang luar biasa seperti meningkatkan kecerdasan otak, menjaga kesehatan mata, mengobati kanker prostat, memperbaiki pankreas pada penderita diabetis, mencegah darah tinggi dan rematik.Semua ini masih memerlukan penelitian yang lebih lanjut. Peneliti luar negeri telah mempublikasikan bahwa antioksidan buah salak lebih tinggi dari buah manggis, alpukat, jeruk, pepaya, mangga, kiwi, cempedak, jeruk bali, lemon, nanas, apel, pepaya, rambutan, rambutan, pisang, kelapa, tomat, blewah, melon, semangka dan air kelapa. Selain itu peneliti juga telah membuktikan bahwa buah salak memiliki indikasi kemampuan menurunkan kadar lemak dalam tubuh lebih dari yang dimiliki oleh buah manggis.