Atok Setiyawan : Studi Komparasi Simulasi Numerik Unjuk Kerja Sparkplug Ignition Engine Berbahan Bakar Bensin dan LPG Pada Penggerak Mesin Pompa Petani Tipe CS8.5 ST

Dr. Ir. Atok Setiyawan M.Eng.Sc.

Year

2015

Published in

Seminar Nasional Sains dan Teknologi

Authors

External link

Type

Seminar Nasional

Keywords

Spark Ignition Engine, LPG , Ignition Timing, AFR


Abstract

Pengembangan sumber sumber alternative dalam rangka mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM), telah menjadi agenda penting pemerintah sejak dituangkannya PERPRES tentang Kebijakan Energi Nasional. Kebijakan tersebut diterjemahkan dalam bentuk upaya pemberdayaan sumber-sumber energi yang ada. Liquefied Petroleum Gas (LPG) telah mendapatkan perhatian akhir akhir ini sebagai bahan bakar alternatif yang tepat diaplikasikan pada Spark Ignition Engine (S.I.E) 4 langkah terutama pada Engine Stasioner. Penelitian menggunakan analisis numerik terutama pada karakteristik temperatur yang dihasilkan oleh S.I.E. berbahan bakar LPG yang diduga lebih tinggi dibandingkan S.I.E. berbahan bakar gasoline. Analisis dengan metode simulasi numerik dilakukan pada engine berkapasitas 300 cm3 dengan membuat percobaan suatu system dan menganalisa dengan bantuan pemodelan perangkat lunak Lotus Engine Simulation (LES) sebagai alat bantu utama. Langkah awal adalah pengukuran dimensi beberapa komponen engine yang akan digunakan sebagai parameter input pemodelan numerik. Kemudian dilakukan analisis unjuk kerja, pembakaran dan heat transfer dengan LES berdasarkan hasil pengukuran dimensi yang telah dilakukan sebelumnya dengan memvariasikan rasio udara-bahan bakar (Air Fuel Ratio - AFR) menurut stoikiometri dan waktu pengapian (ignition timing). Hal ini dimaksudkan agar saat melakukan percobaan ekperimen, suatu sistem tersebut akan mengalami resiko kegagalan yang lebih kecil. Beberapa hasil yang didapatkan yaitu terjadi perbaikan performa brake torque, brake power, BMEP dan BSFC yang cukup baik pada engine berbahan bakar LPG STD dengan pengaturan AFR 15,5 dan ignition timing 10 BTDC dibandingkan engine berbahan bakar gasoline pada kondisi operasional standar dengan nilai kenaikan masing - masing sebesar +0,11 +0,7 +0,14 dan penurunan sebesar - 5,7 .Temperatur combustion gas, mean combustion gas, exhaust port gas, inner cylinder dan temperatur outer cylinder pada LPG dengan pengaturan AFR 15,5 menurut stoikiometri dan ignition timing 10 BTDC meningkat masing - masing sebesar +3,64 +6,04 +1,56 +2,48 dan +1,35