Bangun Muljo Sukojo : ANALISA MULTI KRITERIA UNTUK MENENTUKAN DAERAH KERENTANAN DAERAH ALIRAN SUNGAI BENGAWAN SOLO DI KABUPATEN LAMONGAN

Prof. Dr. Ir. Bangun Muljo Sukojo DEA.DESS

Year

2014

Published in

Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Prasarana Wilayah (ATPW)

External link

-

Type

Seminar Nasional

Keywords

DAS Bengawan Solo Kerentanan DAS Kabupaten Lamongan MCA (Multi Criteria Analysis)


Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) saat ini telah dilirik sebagai suatu sistem yang terus ditingkatkan pengembangannya ke dalam suatu sistem yang berkelanjutan, tidak terlepas juga DAS Bengawan Solo yang melewati Propinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan luas wilayah sungai sebesar ±12 dari seluruh wilayah Pulau Jawa. DAS Bengawan Solo hampir setiap tahunnya mengalami bencana banjir dan tanah longsor. Banjir dan tanah longsor disebabkan oleh faktor-faktor alam dan kegiatan manusia yang terkait dengan pemanfaatan sumber daya alam yang menyebabkan menurunnya fungsi ekosistem DAS. Faktor alamiah terutama disebabkan karena curah hujan yang sangat tinggi, kondisi topografi, dan kondisi tangkapan air DAS. Sedangkan faktor manusia disebabkan karena perubahan penggunaan lahan, sarana prasarana drainase, pertanian, dan usaha lain yang dilakukan oleh masyarakat. Penelitian ini mengambil lokasi Kabupaten Lamongan yang terletak di Provinsi Jawa Timur dimana dari segi fisik wilayahnya dilewati oleh Bengawan Solo dan sebagian wilayahnya berada di dataran rendah menyebabkan daerah ini rawan terjadi bencana di wilayah. Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya bencana tersebut dikatakan sebagai faktor timbulnya kerentanan pada Daerah Aliran Sungai (DAS). Pada penelitian ini kerentanan DAS Bengawan Solo ditinjau dari aspek fisik dan non fisik. Dengan menggunakan data eksisting sosial ekonomi di Kabupaten Lamongan dan dikombinasi dengan data geografis yang relevan, maka analisis kerentanan dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi SIG menggunakan metode Multi Criteria Analysis (MCA) yang kemudian akan dihasilkan Peta Kerentanan DAS Bengawan Solo di Kabupaten Lamongan.