Ali Masduqi, Noor Endah, Eddy Setiadi Soedjono : Sistem Penyediaan Air Bersih Perdesaan Berbasis Masyarakat: Studi Kasus HIPPAM di DAS Brantas Bagian Hilir

Ali Masduqi S.T., M.T.
Prof.Ir. Noor Endah M.Sc Ph.D
Ir. Eddy Setiadi Soedjono Dipl.SE.M.Sc, Ph.D

Year

2008

Published in

Seminar Nasional Pascasarjana ITS - 13 Agustus 2008

External link

Type

Seminar Nasional

Keywords

penyediaan air bersih; perdesaan; berbasis masyarakat; HIPPAM


Abstract

Pembangunan sektor air bersih di perdesaan dimaksudkan untuk membantu masyarakat perdesaan yang belum mempunyai akses terhadap air bersih yang aman dan layak, khususnya masyarakat miskin. Sarana air bersih yang telah dibangun, selanjutnya dikelola oleh masyarakat dengan membentuk lembaga yang disebut HIPPAM (Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum). Keterbatasan kemampuan pengelola HIPPAM, baik secara teknis maupun manajerial, diduga akan mempengaruhi keandalan sistem penyediaan air bersih di perdesaan. Keandalan pelayanan diindikasikan dengan kuantitas, kualitas, dan kontinyuitas air yang diterima oleh masyarakat pelanggan air. Untuk menguji dugaan di atas, telah dilakukan penelitian dengan menggunakan metoda studi kasus yang dilakukan di DAS (daerah aliran sungai) Brantas bagian hilir. Studi kasus ini dilakukan dengan menggunakan teknik observasi lapangan, wawancara, dan pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dan faktor sosial lebih besar sebagai penyebab keandalan sistem penyediaan air bersih perdesaan dibandingkan dengan faktor teknis. Faktor sosial yang penting adalah tanggap kebutuhan dan partisipasi masyarakat, sementara faktor teknis yang penting adalah kualitas air.